Cara Menggunakan Xamarin + Bitbucket - IMedia9 - Education

Breaking

Wednesday, December 14, 2016

Cara Menggunakan Xamarin + Bitbucket



Pada postingan ini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang penggunaan Bitbucket dan konfigurasinya dengan Xamarin. Sebenarnya lebih tepat kalau dengan Visual Studio. Tapi berhubung judulnya sudah terlanjur begitu ya biarlah.

Pertama-tama anda perlu tahu apa itu Bitbucket. Bitbucket adalah sebuah tool/service yang dapat membantu sebuah tim untuk menyelesaikan sebuah project IT, khususnya pemrograman. Kata “Tim” menjadi kata kunci utama dalam penggunaan Bitbucket. Kalau anda bekerja sendiri, yah, mungkin anda tidak perlu repot-repot menggunakannya.
Sekedar ilustrasi, berikut saya akan memberikan sebuah dialog yang diambil berdasarkan rekayasa pengalaman pribadi bertahun-tahun silam.

“Programnya udah gue compile dengan yang elo, kok masih error, bro?”
“Lo ambil yang versi terbaru bukan? Cek tanggalnya.”
“Udah, ini yang paling baru.”
“Ups, kayaknya belum gue copy ke server. Ntar, gue upload dulu. Nah, udah.”
“Oke, gue compile ya. Weleh, kok malah makin banyak errornya. Kok function not found ini?”
“Owh, ada class yang gua ganti barusan. Sini deh, flash disk lo mana? Gue copyin aja semua.”

Nah, pembicaraan di atas baru terjadi antara 2 orang yang menangani program yang terbilang simpel. Coba bayangin kalau jumlah personilnya nambah, tenggat waktu sempit, dan programinya rumit, hal sepele yang seperti ini bisa bikin darah tinggi loh.

Cuma sekedar ngopi file terbaru dari seorang anggota tim untuk di compile di project utama. Cuma. Tapi yang cuma itu bisa jadi masalah besar.

Git alias version control system hadir di dunia persilatan untuk menangani hal tersebut. Dan salah satu Git yang akan kita bahas adalah Bitbucket.

Lalu bagaimana caranya menggunakan Bitbucket? Serta bagaimana konfigurasinya dengan menggunakan Xamarin?

Langsung kita praktekan deh. Langkah awalnya adalah anda dapat langsung menuju link resmi Bitbucket di: http://bitbucket.org

Bitbucket01

Bitbucket menyediakan layanan yang free (untuk tim maksimal 5 orang) dan berbayar (harganya tergantung jumlah penumpang). Kita mah yang free aja, jadi klik Get started for free.

Bitbucket02

Masukan email anda yang masih aktif dan klik Continue

Bitbucket03

Setelah itu masukan nama lengkap dan password, dan lewati Captcha dan klik lagi Continue

Bitbucket04

Langkah-langkahnya persis seperti mau daftar facebook. Ada link konfirmasi yang dikirim ke email. Jadi, cek saja email anda.

Bitbucket05

Klik Verify my email address dan selesai.

Bitbucket06

Owh, masih ada satu langkah lagi, yaitu masukkan nama username anda yang akan tampil kepada publik dan klik Continue.

Bitbucket07

Selesai. Halaman ini akan tampil kalau repository anda masih kosong. Dan untuk langkah pertama, klik Create a repository

Bitbucket08

Beri nama misalnya: Basic. Biasanya nama Repository ini juga akan dijadikan nama Project. Karena hal ini akan memudahkan kontrol dan testing, khususnya jika perusahaan anda memiliki banyak project dan orang-orang yang terlibatnya di dalamnya berbeda-beda.

Bitbucket09

Ok, sampai tahap ini, repo kita sudah selesai. Sekarang pindah ke Xamarin.

Bitbucket11

Bagi anda yang belum familiar dengan Xamarin bisa membaca postingan saya di sini: Belajar Hello World Xamarin

Bitbucket12

Salah satu fungsi yang ingin saya perjelas dalam artikel adalah Team Explorer. Anda bisa mengaksesnya melalui menu View > Team Explorer. Kemudian klik New untuk membuat repo localyang baru dan klik Create.

Bitbucket13

Kalau sudah selesai tampilannya akan menjadi seperti ini. Istilahnya adalah master branch. Penggunaan Git secara umum menggunakan pola 1. pull > clone > sync dan/atau 2. push > commit > sync. Artinya anda bisa mendownload source yang sudah ada, memodifikasinya dan kembali mengirimkannya ke server untuk sinkronisasi.
Untuk langkah selanjutnya, karena branch Bitbucket kita masih kosong, mari kita isi dari Xamarin. Pura-puranya kita habis ngoding sesuatu kemudian dobel klik NewRepo.

Bitbucket14

Selanjutnya klik Changes. Apa yang sudah kita ubah?  Belum ada sih, tapi namanya juga pura-pura.

Bitbucket15

Ciri khas Git adalah dalam melakukan suatu perubahan diperlukan sebuah commit untuk mengunci aksi perubahan disertai dengan teks penjelasan singkat kenapa perubahan itu dilakukan. Ketik saja misalnya: Commit Hello World. Di bagian Staged Changes anda bisa melihat jika hanya ada 2 file yang akan di-commit.

Bitbucket16

Klik Commit Staged.

Bitbucket17

Done. Selesai. Anda bisa klik link Sync atau menggunakan menu Sync di panel sebelumnya.

Bitbucket18

Menu yang ini maksudnya, untuk melakukan sinkronisasi dengan server. Silahkan klik salah satu.

Bitbucket19

Di sini anda akan diminta untuk memasukan link Git Repo yang anda gunakan. Di mana kita bisa mendapatkan link itu? Untuk itu, kita harus balik lagi ke Bitbucket.

Bitbucket20

Klik menu Clone, ada sebuah link yang bisa kita copy.

Bitbucket21

Paste saja linknya di textbox yang diminta dan klik Publish.

Bitbucket22

Sukses coy! Selamat! Anda baru saja selesai melakukan konfigurasi antara Xamarin dengan Bitbucket. Nggak percaya?

Bitbucket23

Refresh halaman Bitbucket anda dan perhatikan jika kini 2 file sudah nangkring di sana beserta dengan tulisan Commit Hello World yang anda ketik.

Bitbucket24

Satu yang perlu anda perhatikan adalah, menu Team Explorer tidak otomatis membuat project yang sedang tampil di Xamarin akan terhubung dengan Git. Saya coba beri gambaran 2 folder berikut. Yang sebelah kiri adalah posisi folder project Xamarin yang aktif, sedangkan yang sebelah kanan adalah posisi folder Git repo Bitbucket.
Ada 2 cara untuk membuat project Xamarin terhubung dengan Git. Yang pertama, anda membuat New Solution dari panel Team Explorer dan yang kedua, anda copy saja semua folder yang anda ingin hubungkan dengan Git.

Bitbucket25

Contoh yang mudah nih, saya copykan saja folder Project3 ke folder NewRepo.

Bitbucket26

Dobel klik solution yang tampil. Maksudnya, pastikan jika Solution yang anda lihat saat ini adalah solution yang sudah terhubung dengan Git bukan solution yang masih local. Bagaimana cara membedakannya?

Bitbucket27

Ada tanda plus berwarna hijau di sebelah kiri setiap file. Tanda ini menunjukkan jika solution yang sedang aktif adalah solution yang sudah terhubung dengan Git. Baru terhubung loh ya. Belum tersinkronisasi.

Bitbucket28

Jadi kita perlu melakukan Commit sekali lagi, kali ini langsung saja klik Commit All and Push.

Bitbucket29

Selesai. Hasilnya?

Bitbucket30

Tampilan Bitbucket anda pun berubah. Project3 sudah dapat disharing ke seluruh tim.
Lalu bagaimana sebenarnya Bitbucket menangani mekanisme kerja tim? Secara sederhana adalah setiap perubahan pada  Project3, sekecil apa pun, oleh siapa pun, akan dicatat dan mampu ditelusuri bahkan dikembalikan ke coding awal sebelumnya untuk mencegah kerusakan coding.
Saya berikan sebuah contoh kecil.

Bitbucket32

Misalkan, saya mengganti nama aplikasi pada file Android Manifest menjadi “Testing Bitbucket”. Kemudian saya lakukan Commit dan Push.

Bitbucket33

Kemudian kita lihat sourcenya pada Bitbucket, khususnya pada tab Diff. Di sana kita dapat melihat bahwa apa yang telah saya lakukan (dicatat menggunakan baris berwana hijau) tertulis sebagai baris yang aktif menggantikan baris sebelumnya (baris berwarna merah).

Mekanisme ini jelas akan sangat membantu tim untuk bekerja dengan lebih rapi dan hati-hati. Kesalahan dalam pemrograman pun dapat ditekan seminimal mungkin, karena jika hari ini program yang dibuat mengalami kesalahan fatal, kita bisa melacak kesalahannya mulai kodingan hari kemarin.
Tidak perduli meski program itu sudah dibuat selama berbulan-bulan. Jika hari ini error, coba cek kemarin, nggak perlu cek koding sebulan yang lalu. Teknik ini akan memangkas waktu tim untuk bergontok ria dan saling menyalahkan serta tim dapat jauh lebih fokus dalam  menyelesaikan project.
Bagaimana? Sudah siap untuk berkolaborasi menggunakan Bitbucket?

No comments:

Post a Comment