Pengenalan Percabangan If Then Else - IMedia9 - Education

Breaking

Tuesday, August 23, 2016

Pengenalan Percabangan If Then Else



Percabangan merupakan salah satu operasi yang paling sering digunakan dalam pemrograman. Kunci dalam percabangan sangatlah sederhana yaitu menentukan nilai sebuah kondisi yang akan menentukan operasi mana yang akan dijalankan. Secara ringkas bentuk percabangan dapat digambarkan sebagai berikut.

pengenalan if then else
pengenalan if then else
pengenalan if then else
pengenalan if then else
pengenalan if then else
pengenalan if then else
pengenalan if then else

Dalam kasus yang lebih kompleks, penggunaan percabangan bisa memiliki lebih dari dua buah percabangan atau lebih dikenal dengan nama percabangan bersarang. Contoh ringkasnya dapat dilihat pada gambar berikut.

Ifthenelse2

Notasi algoritma yang umum digunakan untuk menggambarkan operasi percabangan adalah IF THEN ELSE. Ada banyak kasus dalam kehidupan sehari-hari yang bisa digunakan untuk memetakan alur logika percabangan. Misalnya menentukan kondisi suhu ruangan, penentuan kadar obesitas seseorang berdasarkan tinggi badan dan berat badan, sampai yang paling sederhana adalah penentuan nilai terhadap huruf mutu dan faktor kelulusan.
Perhatikan alur algoritma berikut.

 Program Mulai  
 var Nilai: Integer;  
 Huruf: Char;  
 Nilai = 84;  
 if (Nilai = 85) then   
 Huruf = A;  
 else   
 Huruf = B;  
 endif  
 Write (Huruf)  
Dapat dilihat dari contoh di atas jika hasil dari algoritma tersebut adalah B. Kenapa? Karena variabel nilai diberi Assignment sebesar 84 yang berarti lebih kecil dari 85.
Lalu bagaimana jika variabel Nilai diberi nilai 100? Tetap saja hasilnya B. Kenapa? Ya, alur algoritmanya memang berjalan seperti itu. Huruf A hanya akan diperoleh jika nilai tepat = 85. Jika lebih atau kurang maka nilai malah akan berkhir menjadi B. Jika anda ingin membuatkan algoritma penentuan nilai yang lebih "logis", maka anda perlu membuat percabangan bersarang seperti berikut.
 Program Mulai  
 var Nilai: Integer;  
 Huruf: Char;  
 Nilai = 84;  
 if (Nilai >= 85) then  
 Huruf = A;  
 else if (Nilai >= 75) and (Nilai < 85) then  
 Huruf = B;  
 else if (Nilai >= 65) and (Nilai < 75) then  
 Huruf = C;  
 else  
 Huruf = D;  
 endif  
 Write (Huruf)  

Operator 'and' adalah operator pembatas yang memaksikan nilai berada di antara rentang yang dipersyaratkan. Sementara lawannya yaitu operator 'or' adalah operator yang hanya mensyaratkan salah satu kondisi yang terpenuhi.

No comments:

Post a Comment